BanggaiKab.go.id, Luwuk- Dengan tingginya permintaan masyarakat akan ketersedian kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) kian meningkat pasca wabah Covid-19 dan mengakibatkan lonjakan harga dipasaran, Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) mencoba melakukan langkah dan antisipasi kenaikan harga tersebut dengan menggelar pasar murah. Pasar di gelar di Halaman Perkantoran Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banggai, Senin (30/03/2020) Pagi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banggai Rudi Bullah saat ditemui di lokasi mengatakan, Kami Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Bulog dan BMT Al-muhajirin menggelar operasi pasar murah ini. Diantaranya, kami menyediakan bahan pangan; beras, minyak goreng, tepung terigu serta bawang merah.

“ Pasar murah ini digelar diberbagai lokasi lainnya, juga ada secara mobile dikontrol oleh Disperindag. dan pasar akan kami laksanakan terus sampai harga dipasaran itu stabil,”ucap Rudi

Kadis Ketapang bersama Pimpinan Cabang Bulog saat ditemui oleh Tim Media BanggaiKab.go.id di lokasi pasar murah. [foto, istimewa]
Lanjut Rudi, operasi pasar murah ini bertujuan untuk melayani masyarakat dan menjawab permintaan akan kebutuhan pokok yang saat ini mengalami kenaikan.
“ Kegiatan ini utamanya untuk membantu warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan insyallah semua akan terpenuhi dan tercukupi. di sisi lainya, kami Dinas Ketahanan Pangan juga selalu berkoordniasi dengan Bupati Banggai dan telah memprogramkan ditahun 2020 ini akan diadakan belanja bibit berupa Bawang, Rica dan Tomat kemudian bahan pangan lainnya seperti jagung, pisang dan umbi-umbian tersebut akan dibagikan kepada masyarakat di berbagai kecamatan. Untuk tambahan cadangan pangan Pemerintah Daerah kita kurang lebih 20 Ton,”ungkapnya.

Sementara itu, Rendy Hidayat Kepala Pimpinan Cabang (KaPimCab) Bulog Kabupaten Banggai mengemukakan, saat ini kami melakukan upaya untuk terus mencukupi pangan di daerah Kabupaten Banggai. Untuk kecukupan stock kita berkisar 1100 Ton sampai dibulan juni nanti dan akan bertambah stocknya pada saat musim panen tiba.

“Kami berharap agar masyarakat tetap tenang, tidak panic buying dengan belanja kebutuhan secara berlebihan. Kedepannya, kita juga akan menyuplai beras dipasaran, tujuannya agar mencegah terjadinya lonjakan harga. Tutupnya**

 

TIM LIPUTAN MEDIA KOMINFO BANGGAI