BanggaiKab.go.id– Mengawali hari pertama kerja di tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Banggai mengevaluasi sejumlah capaian dan program yang telah dan sedang dijalankan sepanjang 2017, terutama aktualisasi visi misi pemerintah daerah dalam apel bersama yang dipimpin oleh Bupati Banggai Ir. H Herwin Yatim MM, di Alun-alun Bumi Mutiara, Selasa (2/1/2018).

Di hadapan segenap aparatur sipil negara (ASN), bupati kembali menekankan ke-6 misi pemerintahannya: disiplin kerja ASN, pemberdayaan sektor maritim dan agraria, pembangunan infrastruktur yang merata dan berkualitas, pengembangan kearifan lokal dan budaya, peningkatan sumber daya manusia dan daya saing daerah yang secara keseluruhan dinilai positif. Hal ini ditandai oleh sejumlah apresiasi, baik dari pemerintah pusat maupun provinsi yang diperoleh Pemkab Banggai sepanjang 2017.

Capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 37% di tahun 2016, sehingga menjadikan Kabupaten Banggai sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia, disadari betul oleh bupati sebagai sesuatu yang patut dicermati.

Bercermin dari pengalaman beberapa daerah di Kalimantan yang kaya akan hasil tambang, strategi pemberdayaan sumber daya yang ada di Kabupaten Banggai mutlak diterapkan, sehingga tidak terlalu bergantung pada sumber daya gas alam cair yang saat ini dikelola oleh PT DSLNG. Penguatan ekonomi di akar rumput adalah solusi yang tengah diupayakan. “Ketika kita tidak menerapkan strategi yang baik bagi pengembangan ekonomi kerakyatan, nasib kita akan sama seperti Bontang, Kutai Kartanegara dan beberapa daerah yang pertumbuhan ekonominya di bawah 3% skala nasional,” ujar bupati, merefleksi satu setengah tahun kepemimpinannya. Bupati berpesan agar perangkat daerah terkait terus fokus memperkuat pondasi ekonomi kerakyataan di semua lini yang bisa dijangkau.

Dalam kesempatan yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati H Mustar Labolo, Ketua DPRD Kabupaten Banggai H Samsul Bahri Mang, beserta kepala-kepala OPD, bupati mengumumkan bahwa tunjangan kinerja (tukin) bagi ASN akan direalisasikan tahun 2018 sebagai upaya mewujudkan kesejahteraan ASN. Setelah mengantongi persetujuan DPRD, bupati meminta perangkat daerah terkait agar merampungkan segala persoalan yang menyangkut tata cara baik teknis maupun non-teknis, landasan hukum yang jelas sehingga tukin bisa segera dikucurkan. Sementara itu, Wakil Bupati H Mustar Labolo mengingatkan agar realisasi tukin sepatutnya diikuti oleh peningkatan disiplin kerja oleh  ASN itu sendiri.

Di akhir sambutannya, bupati berharap agar kinerja yang telah ditunjukkan di tahun sebelumnya bisa terus ditingkatkan, sembari memperbaiki kerja-kerja yang belum optimal. Apel bersama ditutup dengan penyematan tanda pangkat dan jabatan secara simbolis, menandai resminya penggunaan atribut tersebut oleh seluruh ASN di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai. Selepas apel, bupati beserta rombongan langsung meninjau kondisi pemukiman warga sekaligus menyerahkan bantuan sosial bagi warga tidak mampu dan lanjut usia di Kelurahan Jole dan Desa Tontouan.

   

Liputan: diskominfo