BanggaiKab.go.id. Luwuk – Festival Sastra Banggai (FSB) 2019 yang digagas oleh Komunitas literasi Babasal Mombasa, dibuka dengan resmi oleh Bupati Banggai, Ir. H. Herwin Yatim, MM. Pembukaan Festival yang tahun ini memasuki tahun ketiganya itu dilaksanakan pada hari Minggu (30/6) bertempat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Teluk Lalong, Luwuk.

Acara diawali dengan laporan dari Direktur FSB, Yanti Malale. Selanjutnya, dua Curator FSB, Ama Achmad dan Neni Muhidin, tampil membawakan pengantar sekaligus menjelaskan tentang pelaksanaan kegiatan FSB, yang kali ini mengangkat tema ‘Musim-musim yang Memberi Tanda.’

Kemudian, Kepala Dinas Pendidikan, Nurdjalal, SH, sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang terkait dengan pelaksanaan FSB sejak tahun 2018, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan FSB, sejak digagas tahun 2017 lalu, sudah mendapatkan perhatian dari Pemkab Banggai, dan dibuktikan dengan anggaran yang dialokasikan melalui Dinas Pendidikan, dan diagendakan menjadi festival tahunan.

Sementara, Bupati H. Herwin Yatim, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa perhatian pemerintah terhadap kegiatan FSB, adalah sebagai perwujudan dari visi dan misi Pemkab Banggai, dibawah kepemimpinan dirinya bersama Wabup H. Mustar Labolo, khususnya misi ke-lima, yakni Mewujudkan Pengembangan Nilai-Nilai Agama, Kearifan Lokal dan Budaya.

Pada kesempatan itu, Bupati H. Herwin Yatim, juga menceritakan ide lahirnya program Pia Na Sampah Ala (PINASA), yakni gerakan moral untuk menjaga kebersihan lingkungan, yang dimulai dari diri sendiri dan lingkungan keluarga. Tak tanggung-tanggung, gerakan moral yang tidak dianggarkan ini, kini menggema hingga ke pelosok-pelosok desa di wilayah Kabupaten Banggai. Outputnya, kini Kabupaten Banggai, khususnya Kota Luwuk, tengah menjejaki Piala Adipura, untuk yang ketiga kalinya, di era pemerintahan Bupati H. Herwin Yatim dan Wabup H. Mustar Labolo.

Bupati Banggai H. Herwin Yatim saat memberikan sambutan dan membacakan puisi, (Foto;Istimewa)**

Keberhasilan lain, pada tanggal 3 Juli 2019, Bupati H. Herwin Yatim, diundang ke Istana Negara, untuk memaparkan tentang program pencegahan Stunting melalui Puskesmas Pra Konsepsi, dan perbaikan gizi pada 1000 Hari Pertama Kelahiran, di hadapan kepala-kepala daerah se Indonesia.

Di penghujung sambutan, Bupati H. Herwin Yatim, yang sebelumnya telah didaulat oleh penyelenggara acara, membacakan sebuah puisi berjudul ‘Hujan Bulan Juni’ yang merupakan karya dari Sapardi Djoko Damono.

Turut hadir pada acara pembukaan FSB, sejumlah pimpinan OPD, pihak sponsorship, diantaranya DS LNG dan JOB PMTS.

Tahun ini FSB menghadirkan penulis, sastrawan, musisi, dan pegiat literasi dari beberapa kota di Indonesia, termasuk sastrawan dari Malaysia yang tergabung dalam Rumah Ripta.
Penulis yang akan hadir dalam FSB 2019 adalah, Adimas Immanuel (penyair, Jakarta), Brian Khrisna (novelis, Bandung), Reza Nufa (novelis, Bogor), Edi Mulyono (Diva Press, Yogyakarta), dan Ibe S. Palogai (penyair, Makassar). Selanjutnya, Caroline Monteiro (aktivis perempuan, Jakarta), Trinity (penulis traveling), Dea Anugrah (penyair, esais, Jakarta), Maman Suherman (pegiat literasi, penulis, Jakarta), serta Safar Banggai (cerpenis, Banggai Laut). Selain itu, hadir juga Lily Yulianti Farid (cerpenis, Makassar), Shinta Febriyani (penyair, Makassar), Gede Robi (aktivis lingkungan, vokalis band rock Navicula), dan Culture Project (Palu). (Kib)

TIM LIPUTAN BIDANG MEDIA DISKOMINFO BANGGAI