BanggaiKab.go.id, Luwuk,- Berbagai aktifitas yang dijalani olehnya. Kali ini, Bupati Banggai Ir H. Herwin Yatim menghadiri rapat kordinasi forum pendapatan daerah Provinsi Sulteng yang secara khusus di gelar di Hotel Swiss Bellin Kecamatan Luwuk Selatan, Selasa (02/03/2019) tadi siang.

Rapat Koordinasi Forum Komunikasi pendapatan Daerah Provinsi Sulteng dengan tema: implikasi kebijakan dan bagi hasil pusat dan daerah terhadap pelaksanaan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah

Turut bersama Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, Unsur Forkopimda Kabupaten Banggai, Perwakilan OPD Provinsi Sulteng, Kepala OPD Kabupaten Banggai, BUMN/BUMD, Panitia Pelaksana/ Peserta Rakor dari Kabupaten Poso, Tojo UnaUna, Parigi, Banggai Laut dan Banggai Kepulauan, Jajaran serta stake Holder Badan Pendapatan Daerah.

Bupati Banggai pada kesempatannya mengatakan, selamat datang Gubernur Sulawesi Tengah bersama rombongan di Kota Luwuk. kami menyambut baik kedatangan Pemprov Sulteng ke Kota Kami.

” Kami sangat bangga Pemeritah Pemprov Sulteng bisa bersilaturahmi dalam kegiatan Rapat Koordinasi ini demi perkembangan dan kemajuan pendapatan di Daerah”ucapnya

Bupati Banggai mengharapkan agar membangun sinergitas komunikasi, koordinasi dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Provinsi sampai Pemerintah Daerah dalam hal alokasi Anggaran untuk pembangunan. Tak lupa juga untuk para pengusaha ataupun perusahaan untuk memperhatikan pajaknya karna dari situlah kesejahteraan Daerah itu lahir.

Sebelum membuka kegiatan Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola menyampaikan dalam sambutannya, saya harapkan Kabupaten Banggai bisa memberikan contoh yang baik kepada Kabupaten lain baik dalam soal integritas pelayanan, kemajuannya serta kedisiplinannya.

“Implementasi tentang pajak yang ditindak lanjuti tentag peraturan daerah sebagaimana di atur dalam UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan  telah mengalami perubahan sebanyak dua kali, yakni: Perubahan Pertama yakni dengan dikeluarkannya PERPU No 2 Th. 2014 (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang kemudian di Undangkan menjadi UU No. 2 Tahun 2015,” Tukasnya.

Saat mengakhiri sambutannya, Gubernur Longki Djanggola langsung membuka kegiatan di tandainya dengan pemukulan Gong.