BanggaiKab.go.id—Bupati Banggai Ir. H. Herwin Yatim MM menekankan kepada seluruh investor yang masuk ke daerah Kabupaten Banggai agar dapat membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dengan membuka peluang kerja terhadap masyarakat lokal hingga ke level atas. Itu dimaksudkan agar pekerja lokal ke depan tidak lagi hanya diberi ruang pada pekerjaan level bawah seperti buruh kasar.

HALAL BI HALAL: Bupati Banggai Ir H. Herwin Yatim MM, saat memberikan sambutan pada acara halal bi halal di Kecamatan Kintom, Rabu (12/7/2017) malam sekira pukul 20.30 Wita.

Dalam penyampaiannya, Bupati juga mengungkapkan semua investor yang masuk di wilayah Kabupaten Banggai, khususnya bagi mereka yang mengelola kekayaan gas alam wajib hukumnya membuat perjanjian kerjasama atau MoU dengan pemerintah secara menyeluruh. Ada beberapa poin penting yang disampaikan agar dapat diterapkan perusahaan, pertama perusahaan dituntut wajib memikirkan peningkatan sumber daya masyarakat lokal melalui bidang pendidikan. Kemudian, siap berkontribusi dalam peningkatan serapan tenaga kerja lokal hingga ke level atas. Dalam hal ini, Bupati mengharapkan ke depan para pekerja lokal juga mendapatkan ruang yang baik selain buruh kasar, tentunya dengan skill yang dimiliki para pekerja.

Selanjutnya, ialah perusahaan dituntut wajib memaksimalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang artinya perusahaan memiliki tanggungjawab terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar tempat perusahaan tersebut berdiri. Dengan menjalankan kewajiban tersebut diharapkan perusahaan dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan pembangunan daerah Kabupaten Banggai.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap membutuhkan kekompakan bersama legislatif dan seluruh elemen masyarakat dalam memerjuangkan pembangunan daerah, untuk dapat mencapai tujuan dari pembangunan itu sendiri.

Bupati menegaskan tidak mustahil pemerintah daerah mendorong akselerasi pembangunan hingga ke tingkat desa. Pasalnya, kontribusi pihak investor pengelola gas alam tersebut dapat dikonversi ke berbagai bidang program pembangunan. Misalkan konversi ke bidang sumber energi listrik. Bidang penjualan ( pemerintah daerah bisa menjadi distributor gas dari jatah gas daerah). Sebab, hal tersebut bisa menjadi nilai tambah dalam peningkatan pemasukan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah).

Peningkatan pemasukan APBD dapat menjadi kontributor peningkatan akselerasi pembangunan desa, hingga berdampak pada berhasilnya program penanggulangan kemiskinan dengan target menekan angka kemiskinan. Tak hanya itu, Bupati Banggai juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menebar kebaikan  dengan tulus dan ikhlas. “Sebab hal itu dapat mempengaruhi kebaikan jiwa kita bersama. Tidak ada yang bisa mengganggu keamanan dan stabilitas daerah, jika kita dalam hal ini pemerintah dan semua unsur harmonis,” tutur Bupati, Rabu (12/7/2017) pada acara ‘Halal bi Halal PHBI’ di Kecamatan Kintom.

Bupati menegaskan sebagai pemimpin yang telah dipilih rakyat dan dipercayakan untuk membawa perubahan pembangunan yang lebih baik bagi Kabupaten Banggai, Ia dan Wakil Bupati Banggai Drs Mustar Labolo akan terus menjaga harmonisasi dengan seluruh unsur pimpinan daerah sehingga dapat mewujudkan pembangunan daerah.

“Lima tahun kita dikontrak oleh masyarakat kabupaten Banggai. Wajib hukumnya bagi kita untuk konsisten dengan apa yang kita janjikan kepada masyarakat, semaksimal mungkin. Karena ini adalah bentuk pengabdian,” ungkap Bupati.(disk)

 

Liputan: Kominfo Banggai