BanggaiKab.go.id- Upaya internalisasi gerakan nasional revolusi mental dalam pembangunan keserasian sosial digelar di ruang rapat umum Kantor Bupati Banggai, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, Selasa (26/9).

Segenap jajaran dan perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Mafud  Salatun Layl, Kementerian Sosial Harapan R Gaol, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Sugito, serta Pokja Nasional Revolusi Mental Muhlis Yusuf.

Dalam paparannya, Muhlis Yusuf dari Pokja Nasional Revolusi Mental mengatakan bahwa tiga rumpun nilai strategis revolusi mental yakni Integritas, etos kerja, dan gotong royong, menjadi dasar dari revolusi mental yang berlaku sebagai gerakan perubahan hidup.

Dia juga mengingatkan pesan Bung Karno akan pentingnya peran revolusi mental yang membuat bangsa ini  tahan dari segala bentuk penjajahan. Hal ini, menurut Muhlis, bisa di mulai dari hal-hal kecil.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Banggai Ir. H Herwin Yatim MM berharap gerakan ini menjadi kebiasan atau membudaya dalam kesadaran masyarakat, menuju arah yang lebih baik, dan dapat membawa manfaat untuk orang sekitar.

Acara lalu dilanjutkan dengan Talk Show interaktif yang dimoderatori oleh Kepala Kesbangpol, Alfian Djibran. Tema yang diangkat adalah Penanganan Konfilk Sosial.

Di pengujung acara, dilakukan penyerahan dan pemasangan rompi keserasian sosial secara simbolis kepada perwakilah dari beberapa desa dan kecamatan.

 

Liputan: diskominfo