BanggaiKab.go.id- Kehadiran Bupati Banggai Ir. Herwin Yatim MM bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai dalam acara halal bihalal di Desa Polo Kecamatan Bunta dianggap penting dalam meredam situasi yang sempat memanas akibat aksi teror berupa penemuan benda yang diduga bahan peledak beberapa hari lalu. Hal ini disampaikan Camat Bunta Ismed Madhika Wardana saat menyambut rombongan Pemkab Banggai di kediamannya.

Terkait mencuatnya opini bahwa teror ini buntut dari pelayanan  Puskesmas Bunta yang dinilai kurang maksimal, Ismed enggan menanggapi. “Kita jangan beropini yang menyudutkan seseorang atau pihak tertentu ketika bukti tidak ada, takutnya muncul masalah baru, yakni pencemaran nama baik”, sambungnya.

Hal senada diungkapkan oleh Kapolsek Bunta Iptu Candra saat mengawal kedatangan rombongan Pemkab Banggai. Aparat kepolisian  terus menindaklanjuti dengan menganalisa informasi yang dihimpun dalam proses penyelidikan demi mengungkap pelaku teror.  “Masih ditangani satuan brigade mobil, belum diketahui siapa pelakunya”, ujarnya menanggapi kondisi terkini kasus tersebut.

 

Kapolsek menilai masyarakat Bunta cukup moderat dan aktif berpartisipasi menjaga kemanan dan ketertiban. Tak lupa dia mengimbau agar masyarakat  tidak terusik dan tetap beraktivitas seperti biasa.

Sementara itu masyarakat yang datang memenuhi tempat berlangsungnya halal bihalal, Selasa (4/7), tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang bertemakan: melalui hala bihalal kita tingatkan ummatan washatan dalam bingkai kearifan lokal.  Dalam perjalanan menuju Kecamatan Bunta, Bupati beserta rombongan menyempatkan hadir di gelaran tahunan  festival nasi bambu atau lamang di Pantai Bungin,Kelurahan  Pakowa, Kecamatan Pagimana.

Liputan: diskominfo