BanggaiKab.go.id, Jenewa – Indonesia, kini sedang dalam proses pencalonan sebagai anggota Dewan HAM PBB periode 2020-2022. Proses pencalonan itu, kini sedang dibahas di Sidang HAM PBB, di Jenewa, Swiss mulai tanggal 9 September, hingga tanggal 12 September 2019.

Sebuah prestasi membanggakan diukir oleh Bupati Banggai, Ir. H. Herwin Yatim, MM. Bersama Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Komnas HAM, beserta Walikota Binjai, Sumatera Utara, Bupati H. Herwin Yatim, menjadi salah satu delegasi dan pemateri di sidang yang mengangkat beberapa isu prioritas Komnas HAM, termasuk Human Right Cities (Kabupaten/Kota HAM).

Yang menarik, pada saat memaparkan materi tentang Hak Masyarakat Atas Kesehatan yang diwujudkan dengan Inovasi Posyandu Prakonsepsi dan Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok serta Hak Masyarakat Atas Lingkungan Sehat yang Berkelanjutan berupa Gerakan Moral PINASA, Bupati H. Herwin Yatim, tampil mengenakan baju adat Saluan, berwarna merah. Informasi yang diterima dari pesan WhatsApp Kepala Bappeda Litbang, Ramli Tongko, S.Sos, ST, M.Si, Bupati H. Herwin Yatim, menjadi satu-satunya delegasi yang mengenakan pakaian adat.

Kementrian Hukum dan HAM RI mendaulat kabupaten Banggai karena memperoleh peringkat terbaik Peduli HAM dalam penilaian Kabupaten/Kota Peduli HAM Periode 2017-2018 sebagai anggota Delegasi Indonesia untuk mengikuti Side Event dalam rangka Kampanye Pencalonan Indonesia sebagai Anggota Dewan HAM PBB Periode 2020-2022.

Delegasi dari sejumlah negara turut hadir sebagai peserta dalam sidang tersebut. Masing-masing Philipina, Azerbaijan, Thailand, Australia, Brunei Darussalam, Vietnam, Lebanon, Korea, Singapore, Myanmar, India, Dan Timor Leste.

(Liputan Istimewa)

 

TIM LIPUTAN BIDANG MEDIA DISKOMINFO BANGGAI