Luwuk, BanggaiKab.go.id – Masuk 100 Calendar of Event (CoE) Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, tujuh acara menarik bakal meriahkan Festival Pulo Dua di Kabupaten Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah yg akan dihelat pada 25 sampai dengan 28 Juli 2019 mendatang.

Apa sajakah acara-acara yang akan ditampilkan pada Festival Pulo Dua (FPD) 2019?

Bupati Banggai, Ir H. Herwin Yatim dalam jumpa pers nya pada Sabtu (15/6/2019), menyampaikan sejumlah rangkaian acara yang nantinya akan memeriahkan kegiatan FPD.

Dalam jumpa pers yang berlangsung di ruang kerjanya di kawasan perkantoran itu, Bupati Herwin didampingi H. Mustar Labolo selaku Wakil Bupati Banggai, Dino Gobel, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Banggai atau Banggai Tourism Board dan Paiman Karto, kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai.

Dijelaskan, adapun acara yang menarik itu antara lain, pertama, berenang sepanjang 2.500 meter. Kedua, mendaki ke puncak Lukapan Mister Koniu di areal Pulo Dua.

“Nama gunung nya unik karena diambil dari nama eks tentara Jepang pada zaman perang Pasifik menjadikan kawasan ini sebagai lokasi perang,” jelas Herwin.

Ketiga, menyelam di 21 spot dive kawasan itu yang sangat cantik dan tak kalah dengan taman laut Bunaken di Manado atau bahkan Raja Ampat. Keempat, kegiatan terbang Paragliding bersama para atlit paragliding dari Palu dan Manado.

Kelima, expo kuliner yang mengusung kearifan lokal. Keenam, Saling Pass atau Parade 100 Perahu hias dan ketujuh, 1000 lampion. Selain ketujuh kegiatan tersebut, FPD akan diwarnai penampilan artis ibukota Jakarta.

Bupati Banggai, H. Herwin Yatim, dalam jumpa pers juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI, Joko Widodo dan Menteri Pariwisata, Arief Yahya, atas dimasukkannya kegiatan Festival Pulo Dua (FPD) sebagai salah satu dari 100 Calendar of Event Indonesia atau 100 event Pariwisata Nasional.

“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Banggai, kami menyampaikan terima kasih kepada bapak Presiden, melalui bapak Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya,” kata Herwin.

Dikatakan Herwin, even FPD yang akan dihelat pada tanggal 25 hingga 28 Juli itu, akan dikemas secara kolaborasi antara pemerintah dan swasta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banggai dengan Banggai Tourism Board.

“Sehingga festival ini sungguh sebuah pesta rakyat dan bukan seremoni pemerintah. Tapi dari dan untuk rakyat manfaatnya,” tegasnya.

FPD juga akan diisi dengan kampanye bertajuk “No Plastic” selamatkan lingkungan sekaligus mewujudkan pariwisata berkelanjutan, dan kegiatan pencanangan Makanan Lokal khas Kabupaten Banggai.

Bupati H. Herwin Yatim, sendiri pada kesempatan itu, jelaskan ada tiga target yang akan dicapai pada kegiatan tersebut. Yaitu, FPD ditargetkan akan menghadirkan sebanyak 20 ribu turis domestik dan turis asing.

“Para turis asing diharapkan bisa tiba melalui Manado yang hanya berdurasi terbang 1 jam ke Luwuk atau Jakarta yang hanya 2 jam terbang saja,” kata Herwin.

Dengan target jumlah turis sebanyak ini, diharapkan FPD akan menjadi trigger kemajuan ekonomi daerah berbasis kerakyatan. Artinya, perputaran ekonomi dipastikan akan terjadi melalui even ini.

“Masyarakat diharapkan akan alami dampak dari festival ini, mulai dari UKM, restoran, transportasi, perhotelan dan banyak lagi,” jelas Herwin sembari menambahkan optimismenya bahwa prinsip pariwisata berkelanjutan akan memajukan Kab Banggai pasca even FPD kedepan.

“Kami pemerintah dan masyarakat Banggai antusias dan optimis kemajuan pariwisata di daerah kami melalui festival Pulo dua ini,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Herwin mengaku, surprise atas dukungan yang diberikan 2 maskapai penerbangan yang membuka penerbangannya ke Luwuk. Batik air misalnya, kata Herwin. Para pramugari dari maspakai penerbangan yang baru sebulan ini membuka rute penerbangan langsung Jakarta ke Luwuk ini akan mengenakan kebaya dari kain khas Kabupaten Banggai yang disebut Tenun Nambo. Sedangkan, Maskapai Sriwijaya Air akan mempromosikan FPD melalui artikel di flight magazine nya.

Sementara Dino Gobel, selaku ketua BTB menambahkan, akses menuju ke Luwuk dapat ditempuh menggunakan penerbangan langsung Jakarta ke Luwuk menggunakan Batik Air. Ada juga via Makassar dan Manado serta Palu, menggunakan Batik Air, Sriwijaya dan Wings Air. (***)

 

TIM LIPUTAN  MEDIA DISKOMINFO BANGGAI