BanggaiKab.go.id- Menandai hari pertama di bulan Agustus, bulan kemerdekaan, Komando Distrik Militer (Kodim) 1308 Luwuk Banggai di bawah Komando Resor Militer (Korem) 132 Tadulako luncurkan Gerakan Aku Cinta Indonesia, di Aula Kodim 1308 Luwuk Banggai, Selasa (1/8).

Acara yang juga bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-72 tahun ini dihadiri oleh Jajaran Pemerintah Kabupaten Banggai yang diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Banggai H. Ramlin Hanis SH. MH, Dandim 1308/LB Letkol Inf. Sapto Irianto SIP, jajaran  Forkopimda, tokoh-tokoh politik, agama serta sejumlah akademisi.

Dalam sambutan Danrem 132 Tadulako Kolonel Inf. Muh. Saleh Mustafa yang dibacakan oleh Letkol Inf. Sapto Irianto SIP menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk sosialisasi empat konsensus bangsa yang terjabarkan dalam Pancasila, UUD 1945, Bhineka tunggal ika, dan NKRI sebagai pilar yang membentuk karakter bangsa.

Penerapan nilai-nilai yang luhur Pancasila dan kebhinekaan secara sistemik, sebagai bentuk pedoman mental dalam melaksanakan tugas dengan tujuan melindungi segenap rakyat Indonesia dan NKRI menjadi penekanan dalam sambutan Danrem 132 Tadulako. Kekhawatiran tidak diterapkannya pilar-pilar ini dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, berpotensi menyebabkan disintegrasi bangsa.

Sementara itu Ramlin Hanis dalam sambutannya mengingatkan akan pentingnya mengenal sejarah bangsa khususnya di daerah sendiri. ‘’Pentingnya sejarah bangsa ini agar dapat kita ketahui dan pahami bersama keberagaman yang terdapat di negara kita, (dari) etnis, bahasa, ras serta agama,” ungkap Ramlin Haris dalam sambutannya. Hal ini tak lepas dari cara kita menghargai jasa para pahlawan serta orang-orang tua terdahulu yang ikut andil dalam aksi bela negara, untuk membangkitkan semangat patriotik dalam mempertahankan NKRI.

Dewasa ini potret kemerosotan bangsa sangat mempengaruhi kebhinekaan. Maraknya radikalisme, konfilk sosial, terorisme dan perang saudara, telah mengancam nilai-nilai budi pekerti yang luhur dan ideologi yakni Pancasila. Ramlin Hanis lalu memberi contoh bentuk ancaman yang berkembang dari berbagai media, seperti yang kita saksikan sekarang ini yakni pemberitaan yang informasinya masih diragukan, tidak benar atau hoax. Asisten 1 Ramlin Hanis juga meneruskan penyampaian Presiden Joko Widodo tentang aspek pemerataan nilai-nilai Pancasila yang sesuai konsep Nawacita.

Dalam kesempatan itu dilakukan penandatanganan piagam, penyematan pin serta pembagian stiker Aku Cinta Indonesia bagi pengendara yang melintas di Jalan Imam Bonjol, depan markas Kodim 1308/LB.

   

Liputan: diskominfo