BanggaiKab.go.id_ Setelah  tiba kemarin(30/04) dibandara Syukuran A. Amin Luwuk, kunjungan kali pertama Ibu Kementerian Kelautan dan Perikanan Ri bersama rombongan ini, mendapat sambutan yang hangat oleh Pemerintah Kabupaten Banggai.

Hari ini, sekira pukul 06.00 wita, Ibu Susi langsung mengunjungi tempat objek wisata yang tak berjauhan dari tempat staynya dihotel, Pantai kilometer lima yang menjadi salah satu primadona oleh masyarakat Kabupaten Banggai, dilokasi tersebut, bertempat dikelurahan Ma’ahas, Kecamatan Luwuk Selatan, Selasa (01/05/2018) pagi tadi.

Dalam pelaksanaan kegiatan yang bertepatan dengan Bulan Bakti Karantina & Mutu hasil perikanan, ibu Susi menyempatkan melakukan aktifitas monitoring pantai dengan menggunakan kanho (perahu mini), bersama Tim Bupati Banggai dan Unsur Forkopimda pun ikut memonitor sekaligus membersihkan areal dengan aksi gerakan moral PINASA (Liat Sampah Ambil) di laut kilometer lima.

Sementara itu, Tampak para pengunjung yang hadir langsung memadati areal kilo lima yang terdiri dari ASN Lingkup PemKab dan jajaran OPD (Organisasi perangkat daerah), unsur Forkopimda, Dirjen Pengelolaan Laut dan perikanan, Pol Airut, Kepala Badan perikanan Provinsi, Kepala Karantina Ikan Kabupaten Banggai, Anak SDN Kelurahan Ma’ahas, Tokoh Nelayan beserta Stake Holder perikanan. Tak lupa Tim Rescue Basarnas pun mengawal Bu Susi untuk memantau. Pelaksaanaan kegiatan tersebut, sebelumnya diawali dengan jalan santai bersama Bupati Banggai.

Ibu Menteri Kelautan dan Perikanan dalam kesempatannya menjelaskan,” Tolong dijaga laut kita laut Sulawesi adalah laut Indonesia, selain menjaga, kita harus membersihkannya dari sampah,”Ucap Susi, Indonesia adalah Negara penyumbang sampah terbesar kedua setelah china didunia.

“Malu kita sebagai penyumbang sampah terbesar, dan kita harus sejak saat ini menata pola hidup kita dari kebersihan”, imbuhnya

Bu Menteri Susi Pudjiastuti saat berpidato dan mengajak untuk selalu menjaga pantai Kilo Lima dari sampah, [Foto Istimewa]
Susi Pudjiastuti menambahkan,” Ruanda negeri diafrika yang sangat terbelakang, mereka berani melarang kantong kresek (kantong plastik) beredar, yang sering kali digunakan untuk bungkus aneka makanan dan lainnya” pungkasnya, jikalau bisa tas kresek digantikan dengan Ganepo(bahan karung goni) dan itu lebih ramah lingkungan, agar tetap bebas dari sampah plastik.

Pelaksanaan acara tersebut berjalan dengan lancar dan meriah, saat sejumlah anak dari SDN maahas melakukan yel-yel “makan ikan sehat “untuk menghibur Bu Menteri.

Bupati Banggai Ir. H. Herwin Yatim., MM, pada pidatonya mengucapkan selamat datang kepada Ibu menteri Susi Pudjiastuti,” Selamat datang dikota Luwuk Kabupaten Banggai, Perkenankanlah kami untuk memaparkan perihal tentang Banggai,”terang Bupati, Kabupaten Banggai merupakan salah satu daerah otonom dan masuk dalam wilayah Provinsi Sulawesi Tengah beribukota di Luwuk, terletak pada titik koordinat antara 122023’ dan 124020’ Bujur Timur, serta 0030’ dan 2020’ Lintang Selatan, memiliki Luas wilayah daratan ± 9.672,70 Km² atau sekitar 14,22 % dari luas Provinsi Sulawesi Tengah dan luas laut ± 20.309,68 Km² dengan garis pantai sepanjang 613,25 km.

“Kabupaten Banggai juga memiliki areal Pertambakan yang luasnya 8.825 hektar, dan dibudidayakan yakni udang dan ikan bandeng,” tambahnya, untuk air tawar 290 hektar untuk budi daya ikan mas dan ikan nila.

Setelah sambutan bupati, Ibu Susi langsung membagikan tas Ganepo yang berbahan karung goni kepada sejumlah Nelayan dan pengunjung, dan melakukan penanaman pohon diareal kilo lima.

 

 

 

Liputan : Diskominfo