Luwuk– Setelah membangun infrastruktur jaringan sistem komunikasi dan informasi terpadu berbasis teknologi dalam lingkup pemerintah daerah Kabupaten Banggai, Dinas Kominfo Kabupaten Banggai menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) bagi operator di sejumlah OPD dan unit pemerintah daerah, Kamis (8/2/2018), di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman ASN dalam penggunaan teknologi dan tata kelola E-Government demi percepatan realisasi visi Dinas Kominfo menuju Banggai Smart Regency.

Sebelum membuka kegiatan bimtek, di Ruang Rapat Khusus Kantor Bupati, Bupati Banggai H Herwin Yatim, Wakil Bupati H Mustar Labolo, Plt Sekab Abdullah Ali, Kadis Kominfo Jayadin, melakukan uji coba konferensi video yang terhubung dengan Asisten II Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Tengah, Manajer Operasional dan Administrasi Bintang Komunikasi Utama Jakarta (penyedia sistem jaringan). Komunikasi yang berlangsung hangat dan sesekali dibumbui canda tawa itu disaksikan oleh sejumlah kepala OPD dan awak media. Tak lupa, Bupati Banggai mengajak para pimpinan daerah agar berkunjung ke Kabupaten Banggai sebagai upaya promosi daerah yang marak digiatkan oleh Pemkab Banggai.

Kepala Dinas Kominfo Kab Banggai Jayadin, dalam sambutannya, menekankan agar infrastruktur yang sudah dibangun bisa disinergikan dengan sistem birokrasi yang ada. “Absensi elektronik, misalnya, sangat dibutuhkan dalam rangka meningkatkan disiplin kerja ASN,” ujar Kadis Kominfo.

Sementara itu, Kepala Bidang Persandian Dinas Kominfo Sulawesi Tengah, Maulana Amir, selaku pemateri, mengatakan bahwa pesatnya perkembangan teknologi informasi mendesak pemerintah agar adaptif dan dinamis dalam menjawab tantangan itu.

Maulana mengapresiasi upaya Pemkab Banggai yang telah membangun infrastruktur bidang TIK. Namun dia mengingatkan agar upaya ini harus didukung oleh regulasi sebagai payung hukum yang menaunginya. Selain itu, sumber daya manusia: pemda selaku operator, dan masyarakat, merupakan faktor yang tak bisa dikesampingkan. “Tahap selanjutnya yang mesti dilakukan adalah membuat rencana induk E-Government,” ujar Maulana. Hal ini penting mengingat salah satu tahap yang tercantum dalam rencana induk ini adalah mengidentifikasi level penerapan E-Government secara periodik.

Andi Candra, ahli IT Dinas Kominfo Kota Palu, dalam kesempatan itu memaparkan materi seputar UU Informasi dan Transaksi Elektronik, terutama yang berkaitan dengan serangan siber dan perilaku bermedia sosial yang sekarang ini kadang menimbulkan masalah.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfo Kab Banggai, N. Patolemba, berharap agar OPD melakukan inovasi dengan memanfaatkan platform yang sudah dibangun. “Ibarat jalan tol, kita sudah membuka jalannya. Hari ini tiap-tiap OPD, silahkan menggunakan jalan itu dengan sistem intranet,” ujarnya. Sejumlah aplikasi yang sudah dimiliki oleh OPD seperti E-Kalesang, kedepannya akan diintegrasikan dengan aplikasi dari OPD lain yang berkaitan dengan itu.

Dalam kesempatan itu, oleh pemateri, para peserta diberi petunjuk teknis seputar pengoperasian absensi elektronik yang sudah terpasang di sejumlah kantor OPD.

Liputan: diskominfo