Luwuk, BanggaiKab.go.id, Pemerintah Kabupaten Banggai dalam agenda bersama PemProv Sulteng mengadakan kegiatan rembuk integritas nasional yang ke IV dan rembuk integritas se- Sulawesi Tengah, Secara khusus kegiatan tersebut di tempatkan di Convention Hall Hotel Estrela, Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, Selasa (04/12/2018) siang. Dengan mengusung tema kegiatan “Akselerasi Pembangunan Budaya Integritas Nasional”.

Bupati Banggai yang saat itu diwakilkan oleh H. Mustar Labolo (Wakil Bupati Banggai) menyampaikan, terima kasih kepada seluruh stake holder dan para Pejabat negara yang sudah berkenan hadir di daerah kami untuk mengikuti kegiatan rembuk integritas bersama, ucapnya,  dengan penyelenggaraan kegiatan ini Kabupaten Banggai akan lebih baik lagi ke depan.

“Dengan RIN (Rembuk Integritas Nasional) yang ke IV ini, pembangunan daerah Kabupaten Banggai akan semakin maju dan berkembang” tukasnya.

Sementara itu, Kabupaten Banggai dikenal dengan tempat destinasi yang paling indah yang setara dengan kota-kota yang berkembang pada umumnya seperti raja ampat, keindahan bawah laut juga paling indah dan buat peserta rembuk bersama ini yang senang free dive atau menyelam nanti bisa berkunjung langsung ke Pulo Dua yang kurang lebih 2 jam melewati perjalanan ke Desa Kampangar, tutur wabup saat menyampaikan pidato kepada para peserta RIN (Rembuk Integritas Nasional).

Turut bersama dalam kegiatan tersebut; Menteri Koordinator Hukum dan Keamanan RI, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Perwakilan Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Unsur Forkopimda, Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Ketua DPRD Kabupaten Banggai, Pimpinan Lembaga BUMD dan BUMN, Nara Sumber, Bupati Banggai Kepulauan, Kepala Daerah Se- Sulawesi Tengah dan sejumlah peserta rembuk integritas nasioanal Sulawesi Tengah dan dan sahabat rembuk integritas Nasioanal.

Adapun sambutan Gubernur yang dibaca langsung oleh Staff Ahli Ardiansyah yakni, ditengah penataan dan perbaikan sistim peraturan juga perundang-undangan, hanya menunjukan adanya panen kasus, dimana jumlah Kepala Daerah, Anggota DPR/DPRD, Pimpina Lembaga Negara juga para Tokoh Publik yang terjebak KKN (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme), dan bentuk-bentuk penyimpangan lainnya meningkat. Hal ini disebabkan karena integritas yang kita pahami Cuma sebagai sistim yang diberlakukan, belum sampai pada tataran budaya yang jadi pembiasaan dan terintegrasi menjadi nilai kehidupan dalam diri setiap insan, ucapnya.

Gubernur Sulteng yang saat itu diwakilkan oleh Staff Ahli Ardiansyah didampingi Wakil Bupati Banggai, Kapolres Banggai dan Panitia RIN (Rembuk Integritas Nasional) Membuka kegiatan yang berselang dua hari tersebut dengan ditandainya pemukulan Gong. [ Foto, Istimewa] **

Oleh karena itu, atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, saya menyampaikan apresiasi kepada forum ini yang saya pandang, dapat menawarkan solusi-solusi komprehensip guna menjawab akar permasalahan bangsa yang semakin ruet ini, diantaranya probelm integritas, yang semakin hari semakin mengkhawatiran yang pada akhirnya akan berdampak kepada kesejahteraan masyarakat dan kedaulatan negara RI.

Integritas adalah atribut penting yang harus dimiliki oleh pimpinan, integritas adalah konsep yang berkaitan dengan konsisten dalam tindakan nilai,metode, ukuran, prinsip serta ekspektasi dari berbagai hal yang disaksikan yang berintegrasi dan orang yang beritegritas berati memiliki pribadi yang jujur dan berkarakter yang kuat. Saat ini masyarakat sangat mendambakan pimpinan merka dapat dipercaya, jika harus mereka menjadi pengikut-pengikutnya, seba  dengan integritas itulah, sang pemimpin akan selalu memperhatikan aspirasi orang yang dipimpinnya., menepati janji-janji dan tidak pernah luntur dalm komitmennya dan saat mengikuti rembuk integritas bersama ini, saya berharap, dapat mendorong keberlanjutan efektifitas dan akselerasi pembangunan integritas di indonesia ini khsusnya di Provinsi Sulawesi Tengah Ini, dan insyaallah dalam forum ini bisa di daya gunakan soal integritas dan mengoptimalkannya, guna mencetak para pimpinan-pimpinan publik yang beritegritas, yakni mereka yang senantiasa memiliki keberanian dalam diri. Tutupnya.

 

Liputan : Diskominfo