BanggaiKab.go.id- Hal ini mengemuka dalam acara coffee morning yang dihelat di Hotel Santika Luwuk guna mensosialisasikan program pariwisata oleh Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Banggai atau Banggai Tourism Board (BTB) bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai, Kamis (7/9).

Saat membuka sambutannya, General Manager Garuda Indonesia Cabang Luwuk I Made Supertama merespons upaya yang dilakukan Bupati Banggai Ir. H Herwin Yatim MM dengan membentuk BTB sebagai ide yang cemerlang untuk kemajuan pariwisata di tanah Babasal.

Banggai Tourism Board yang diketuai oleh Dino Gobel beranggotakan sembilan orang yang berasal dari unsur kepemudaan serta pemangku kepentingan yang bergerak di bidang pariwisata. Setelah dibentuk, BTB  telah tampil dalam ajang Garuda Indonesia Travel Fair di Jakarta yang digelar akhir Maret lalu, atau beberapa minggu setelah badan ini didirikan.

Apresiasi juga diberikan oleh Direktur Luwuk Post, Herdiyanto Yusuf, yang menyatakan bahwa apa yang sudah dilakukan BTB sangat baik dan didukung oleh semua stakeholder. Mesti begitu, dirinya mengakui bahwa usaha pengembangan ini tidak bisa instan. “Paling tidak, sejarah telah mencatat bahwa perkembangan pariwisata dimulai sejak  saat ini, oleh kepemimpinan Winstar (Herwin Yatim-Mustar Labolo)”, ungkapnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Banggai mengakui bahwa konektivitas antarwilayah dari dan ke Luwuk Banggai diupayakan terus dibuka dan diperluas. Akses ke daerah tujuan wisata memang menjadi salah satu faktor penunjang promosi pariwisata. Medio September ini, rute penerbangan Luwuk – Manado dan sebaliknya akan mulai dibuka.

Bupati Banggai juga menyampaikan komitmen Pemerintah Daerah untuk mendukung upaya-upaya yang dilakukan BTB demi pengembangan pariwisata di Kabupaten Banggai.

Saat ini, Pemkab Banggai melalui Dinas Pariwisata yang bersinergi dengan BTB sedang gencar mempromosikan daerah wisata Pulau Dua di Kecamatan Balantak dengan tagline Ber 3 M, akronim dari Berenang, Menyelam, Memancing dan Mendaki gunung.

Diskusi tentang pengembangan pariwisata ini dihadiri segenap stakeholder yang bergerak dalam bisnis pariwisata, seperti sejumlah hotel yang ada di Kota Luwuk, maskapai penerbangan, agen perjalanan serta pimpinan dan perwakilan media.

Liputan: diskominfo