BanggaiKab.go.id_ Bupati Banggai dalam hal ini diwakilkan oleh H. Mustar Labolo(Wakil Bupati), menjadi pembicara umum dalam seminar nasional,”Membangun daerah bagian timur indonesia melalui kerarifan lokal”, rabu(28/03/2018) kemarin, di Universitas Gunadarma, Jl, T.B, Simatupang Kav, 38, Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan itu pula, Pemkab  Banggai kepulauan Rishal Arwie(Ketua DPRD Bangkep), ikut memaparkan materi tentang kedaerahanya. Tak lupa Prof. Miftah Thoha menjadi pembicara tiga.

Sementara itu, Mustar Labolo memaparkan tentang daerah Kabupaten Banggai,” tingkat perekonomian kita (Kabupaten Banggai)naik, mencapai 37,12 persen,” Ujar Wabup, potensi yang lain dari hasil alam, investasi tersebut dikelola oleh perusahan DS.LNG dan PAU(Panaca Amara Utama)

“ada yang menarik dalam daerah kami, yang berkesusaian dengan kearifan lokal,  yakni Batik Tenunan khas Nam bo,”Tambah Mustar, Pinasa( Pia Na Sampah Ala) pun menjadi salah satu gerakan moral masyarakat, untuk selalu menjaga kebersihan kota Luwuk.

Turut bersama dalam seminar nasioanal itu, Prof. Dr. S.E Margianti (Rektor Universitas Gunadarma Jakarta), Kepala OPD(Organisasi Perangkat Daerah) Kabupaten Banggai, Rektor Universitas Tompotika, Ketua DPRD Bangkep, para Akademisi Gunadarma beserta Mahasiswa dan undangan lainnya.

Selepas pemaparan, Rektor Untika bersama Rektor Gunadarma menandatangani Nota kesepahaman dan MoU, berkaitan dengan penyusunan publikasi jurnal internasioanal berindeks Scopus. Setelah acara seminar, Rombongan Wabup langsung menjambangi  areal kampus Gunadarma, menurut Margianti (Rektor Gunardarma),” Luas wilayah kampus gunadarma mengampiri  ratusan hektar, dan terdiri dari  lokasi (D) sampai (L)”Pungkas rektor, juga terdiri dari beberapa fakultas.

 

Sekilas profil Universitas Gunadarma_

Pada 7 Agustus 1981 berdiri Program Pendidikan Ilmu Komputer (PPIK) di Jakarta yang tiga tahun kemudian berubah menjadi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Gunadarma. Enam tahun kemudian, tepatnya pada 13 Januari 1990, berdiri Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gunadarma (STIE Gunadarma). Pada tahun 1993, STMIK dan STIE membuka Program Magister dengan konsentrasi Manajemen Sistem Informasi untuk STMIK serta Magister Manajemen untuk STIE. Selanjutnya, melalui S.K. Dirjen DIKTI No.92/Kep/Dikti/1996 tertanggal 3 April 1996, STMIK dan STIE Gunadarma melebur menjadi UNIVERSITAS GUNADARMA bersama dengan empat fakultas baru yaitu Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Sastra. Membuka milenium baru, Universitas Gunadarma membuka Program Doktor Ilmu Ekonomi berdasarkan ijin Dirjen Dikti Departemen Pendidikan Republik Indonesia No. 55/DIKTI/2000 yang diikuti dengan pembukaan Program Doktor Teknologi Informasi berdasarkan ijin Dirjen Dikti Departemen Pendidikan Republik Indonesia No. 3716/P/T/2002.

Setelah melalui perjuangan panjang dalam menghadapi berbagai tantangan, Universitas Gunadama telah menjelma menjadi salah satu perguruan tinggi swasta yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi terkemuka di Indonesia. Pengalaman selama 25 tahun yang diiringi pengabdian dan dedikasi tenaga pengajar; komitmen yayasan dan pimpinan; pengadaan fasilitas pembelajaran serta kepercayaan masyarakat, Universitas Gunadarma terus berupaya menghasilkan lulusan yang berguna dan bisa mendarmabaktikan kompetensinya demi membangun masa depan bangsa yang lebih baik. Beberapa tonggak historis Universitas Gunadarma dalam kurun waktu seperempat abad.