BanggaiKab.go.id- Pagi dini hari Senin (3/7) Mengawali kinerja setelah libur bersama pasca Peringatan Idul Fitri 1438H, Pemerintah Kabupaten Banggai langsung mengunjungi beberapa titik bencana alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Banggai.

       

Dipimpin oleh Bupati Banggai H. Herwin Yatim dan Wakil Bupati Banggai H. Mustar Labolo bersama perangkat daerah lainya setelah Apel Akbar dan halal bihalal di pelataran kantor bupati Kompleks Kelurahan Tombang Permai Kec. Luwuk Selatan. Mengunjungi Desa Sampaka, Kecamatan Bualemo sementara itu Sekretaris Kabupaten bersama perangkat daerah lainya juga mengunjungi wilayah seputaran Masama yang juga mengalami bencana alam lainya.

 

Desa Sampaka adalah desa yang mengalami dampak terberat pasca bencana banjir (2/7) hingga berita ini dimuat berbagai kerugian materil dan non meteril telah dialami sementara ini data yang berhasil dihimpun antaranya; 9 Rumah terbawa arus banjir, 5 Rumah lainya juga tergolong dalam kategori “Rusak”, 14 Kepala Keluarga dengan jumlah 47 Jiwa  dari berbagai usia dan kategori pendidikan mengalami dampak kerugian terberat secara materil dan non materil termasuk kehilangan ternak sapi sebanyak 12 ekor dan 11 ekor ternak kambing, sandang, pangan dan bahkan perlengkapan sekolah seperti buku, baju seragam. Juga sebanyak 2 Ton Raskin yang baru tiba untuk disalurkan pun ikut terendam banjir. Dari lokasi kejadian di dapatkan keterangan bahwa banjir bandang tiba-tiba menyapu pemukiman malam hari waktu setempat dengan ketinggian air mencapai 2m, setelah hujan lebat dan cuaca extreme melanda wiyalah sekitar dan pegunungan selama 2 hari terus menerus.

Kunjungan Tanggap Darurat Bencana Alam yang dipimpin oleh Bupati Banggai bersama Wakil Bupati Banggai adalah bentuk tanggung jawab kinerja dimana Bupati dan Wakil Bupati memastikan secara kondisional bahwa perangkat daerah yang membidangi tanggap darurat bencana benar-benar siap dan siaga, tidak hanya itu Organisasi Perangkat Daerah terkait kesehatan, infrastruktur, sosial dan beberapa bidang lainya diboyong ke lokasi untuk dapat bertemu langsung dengan masyarakat terkena dampak bencana banjir dan menyeleseaikan permasalahan yang dialami masyarakat, Masih dikesempatan yang sama Wakil Bupati Banggai juga menggugah dan mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kegiatan gemar menanam pohon. “setiap orang minimal menanam 25 pohon seumur hidup untuk kelangsungan hidup anak cucu kita.” H. Mustar Labolo.

Berbagai bantuan logistik dari berbagai Organisasi Pemerintah maupun Organisasi kemasyarakatan lainya telah tiba dilokasi, Bupati Banggai memerintahkan perangkat daerah hingga ke tingkat kecamatan juga tingkat desa untuk berkoordinasi bersinergi dalam upaya percepatan penanganan dampak bencana tersebut, misalnya terkait bantuan pembangunan sarana prasarana dan atau infrastruktur yang terkena dampak bencana banjir untuk masyarakat misalnya bantuan pembangunan rumah yang terkena dampak banjir, pemberian buku-buku dan kebutuhan pendidikan lainya, juga tidak kalah pentingnya hal-hal yang berhubungan dengan sandang pangan juga santunan. Bupati Banggai menginstruksikan OPD terkait untuk mengganti Raskin yang terendam banjir. “kalau ada sebaiknya jangan cuma 2 Ton diganti berasnya dibutuhkan 3 Ton untuk kondisi saat ini.” salah satu Perintah Bupati Banggai H. Herwin Yatim kepada OPD terkait.

 

 

“Memaknai Ramadhan 1438H dan Memaknai Hari yang Fitri, Pemerintahan kita harus lebih responsif dan lebih empati dalam menjalankan amanat dan tanggung jawab sebagai pelayan rakyat”

Sambutan Bupati Banggai dalam Apel akbar pagi dini hari.

 

Liputan: Diskominfo