BanggaiKab.go.id, Bertempat di Ruang rapat umum Kantor Bupati Banggai, Senin (15/10/18), kemarin, sejumlah ASN (Aparatur Sipil Negara) mengadakan rapat koordinasi (rakor) Pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Banggai  tahun 2018. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Banggai, Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Staf Ahli Bupati dan Asisten Sekretariat Daerah, Para Pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Banggai, Para camat, dan Lurah Se- Kabupaten Banggai.

Mengawali sambutannya Bupati Banggai Ir. H. Herwin Yatim langsung memerintahkan kepada Camat dan Lurah yang wilayahnya belum bersih, serta Bupati Banggai menegaskan  kepada para Lurah, Camat agar selalu tetap menjaga Kebersihan di lingkungan kerja Wilayahnya masing – masing.

“Ucapan terima kasih kepada seluruh narasumber, para peserta rakor serta para undangan yang telah berkenan hadir,” ujar Bupati Banggai, semoga melalui rapat ini kita dapat meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan di kabupaten banggai.

Bupati Banggai menambahkan, Penyelenggaraan pemerintahan oleh pemerintah daerah sebagai daerah otonom bertujuan untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat melalui pelayanan publik yang berkualitas, pemberdayaan serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah, dan Pada sebagian daerah, otonomi daerah telah memunculkan berbagai macam keberhasilan pembangunan sebagai buah beragam inovasi yang diinisiasi oleh pemerintah daerah. Namun pada sisi lain, sebagian pemerintah daerah masih dihadapkan kepada berbagai persoalan menyangkut pemenuhan kesejahteraan yang belum optimal, sarana dan prasarana publik yang belum memadai, serta belum baiknya pemberian pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Bupati Banggai menilai Jika dianalisa lebih mendalam persoalan-persoalan tersebut akan terkait dengan fungsi-fungsi dasar tata kelola, seperti kejelasan peran dan tanggungjawab institusi, pembuatan kebijakan, fungsi pelayanan publik, koordinasi antar institusi dan antar sektor, kapasitas institusi dalam melaksanakan keputusan, serta transparansi pengelolaan anggaran dan aliran keuangan. Banyaknya permasalahan tata kelola

“Ini sekaligus menjadi pertanda bahwa jawaban terhadap tantangan di daerah terletak di perbaikan tata kelola pemerintahan,” tuturnya, Melihat kepada pasal 221  ayat (1) dapat dipahami bahwa semangat ataupun roh pembentukan kecamatan adalah dalam rangka meningkatkan koordinasi pemerintahan, pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat baik desa maupun kelurahan.

 

Meski dalam pasal 209 ayat (2) definisi kecamatan sebagai unsur aparatur daerah tidak seperti uu nomor 5 tahun 1974 yang menempatkan camat sebagai unsur wilayah, namun uu nomor 23 tahun 2014 cukup memberikan ruang berkreasi dalam rangka pelaksanaan  seluruh fungsi-fungsi manajemen pemerintahan dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat dengan menggunakan alat kelengkapan kecamatan yang ada.

Tampak para peserta Rakor (Rapat koordinasi) yang terdiri dari Camat dan Lurah mendengarkan materi sekaligus instruksi dari Bupati Banggai [ Foto :istimewa]*
Disamping itu, kecamatan juga dimungkinkan untuk mendapatkan pelimpahan urusan dari bupati sebagaimana termaktub dalam pasal 226, dalam rangka efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat.

Oleh karena itu, luas dan sempitnya kewenangan camat sangat tergantung dari delegasi kewenangan yang diberikan oleh Bupati. Dengan kata lain, kewenangan camat cenderung berbeda bahkan kewenangan antar camat dalam satu daerah bisa jadi juga berbeda sesuai dengan karakteristik potensi dan permasalahan serta kemampuan masing-masing kecamatan.

Kepada kecamatan juga diberikan tugas pembinaan dan pengawasan terhadap desa/ Kelurahan. Hal ini menjadi semakin berat dengan diterbitkannya uu no 6 tahun 2014 tentang desa, dimana disamping kecamatan harus mengelola potensi internal namun juga mengelola desa/kelurahan dengan multi dimensi yang melingkupinya.

Berkaitan dengan hal itu sangat diperlukan kemampuan manajemen yang handal dari seorang Camat baik dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan fungsi kontrolnya.

Menyikapi paradigma tugas dan peran camat tesebut, maka terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan oleh camat :

  1. Camat harus mampu menguasai dan memahami konsep dasar dan peraturan perundang-undangan tentang pemerintahan, yang didukung dengan penguasaan yang sama terhadap ilmu dan peraturan perundang-undangan tentang bidang-bidang pemerintahan lainnya. Hal ini sangat diperlukan untuk menunjang pelaksanaan sebagian kewenangan penyelenggaran Urusan pemerintahan yang dilimpahkan oleh bupati.
  2. Camat harus mampu mengenali serta merespon secara cepat dan tepat setiap permasalahan dan perubahan kondisi masyarakat yang ada di wilayahnya.
  3. Camat harus mampu menjaga dan meningkatkan koordinasi pemerintahan, baik dengan internal pemerintah daerah (opd lain) maupun dengan eksternal pemerintahan (dprd, intansi vertikal, tokoh masyarakat, swasta).
  4. Camat harus mampu memimpin kecamatan dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, melalui perubahan pola pikir serta perbaikan mekanisme pelayanan yang lebih efektif serta jelas.

Berbagai materi yang disampaikan pada kegiatan ini nantinya diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai berbagai tugas dan tanggungjawab yang diemban camat. Saya yakin, peningkatan kualitas camat akan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pembangunan dan kemasyarakatan kepada rakyat di wilayah kecamatan dan secara agregat akan mampu meningkatkan kualitas kehidupan bagi masyarakat kabupaten banggai keseluruhan.

Selanjutnya Wakil Bupati Banggai H.  Mustar Labolo menambahkan dalam Sambutannya tujuan pemerintah kabupaten banggai meningkatkan pelayanan dan memberikan pelimpahan kewenangan, asas desentralisasi dan dekosentrasi kewenangan dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah.

Wakil Bupati Juga menyampaikan kriteria menjadi camat yg pertama Disiplin, Menjaga kebersihan,  dan Pelayanan. Integritas Seorang Pemimpin adalah dari ucapan dan Perilakunya. Ucap Wakil Bupati Banggai Kepada Para Peserta Rakor Tersebut.

Kegiatan Tersebut Dilanjutkan dengan Pemberian Penghargaan dari Bupati Banggai Kepada ; Kantor Terbaik, Lurah dan Seklur Terbaik., Camat dan Sekcam Terbaik.

 

Liputan : Diskominfo