BanggaiKab.go.id – Kerja keras pemerintah kabupaten Banggai untuk menjadi yang terbaik pada Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), akhirnya terwujudkan. Dari kategori C menjadi kategori BB. Memang tidak mudah untuk mendapatkan hal tersebut, namun komitmen pemerintah daerah dibawah pimpinan Herwin Yatim dan Mustar Labolo bisa diperoleh. Hal itu dibuktikan dengan diterimanya “Rapor” Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Daerah Wilayah III yang diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Republik Indonesia, Asman Abnur, di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (13/2) kemarin.

Sebelum sang menteri aparatur sipil negara itu memberikan sambutan, terlebih dahulu digelar dialog antara Bupati Banggai, Herwin Yatim dengan Walikota Manado, Godbless Softkar Vicky Lumentut dan Kepala Bappeda Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Tavif. Yang dipandu langsung oleh arti lokal DIY, Den Bagus Ingarso.

Dialog yang digelar secara panel dengan memakan waktu hampir sejam tersebut, berintikan bagaimana pentingnya peran dan komitmen pimpinan daerah dalam menyelesaikan SAKIP dimaksud. Sehingga nantinya hal itu akan diikuti oleh pimpinan daerah lainnya.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Republik Indonesia, Asman Abnur sendiri mengapresiasi Gubernur DIY, Bupati Banggai dan Walikota Manado serta pimpinan daerah lainnya yang sudah berusaha untuk meningkatkan kinerja pemerintahannya masing-masing. Sang menteri berharap, apa yang telah dilakukan itu dapat terus dikembangkan karena tahun 2018 dia menargetkan agar tidak ada lagi daerah yang mendapatkan “Rapor” C atau CC.

“Saya menargetkan tahun 2018, tidak ada lagi daerah yang mendapat nilai CC,” katanya. Namun diakuinya, semua itu membutuhkan komitmen dari pimpinan daerah masing-masing. Jika hal itu ada, maka bisa dipastikan keinginannya bisa tercapai.

“Sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah berusaha untuk bekerja maksimal, pemerintah pusat sudah mengalokasikan anggaran sebesar 7 sampai 8 Miliyar,” janjinya. Sehingga lagi-lagi sang menteri mengharapkan komitmen pimpinan daerah untuk melakukan perubahan. (***)

 

 

LIPUTAN DISKOMINFO