BanggaiKab.go.id, Kementrian Pendidikan dan kebudayaan kali pertamanya gelar sosialisasi naskah dinas oleh balai bahasa Indonesia Provinsi Sulteng, kegiatan yang juga berupa penyuluhan bahasa Indonesia pada media luar ruang itu dikhususkan bagi instansi Pemerintah dan Swasta Se-Kabupaten Banggai. Bertempat di ruang rapat umum kantor Bupati Banggai, Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Jumat (10/08/2018) siang tadi.

Pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut diketahui mulai tanggal 6 sampai dengan 10 agustus 2018.

Pengunaan bahasa indonesia pada naskah surat dinas harus diperhatikan baik dalam penulisan, pengaturan bahasa, nama instansi atau nama badan usaha ditulis seluruhnya dengan huruf kapital pada bagian atas kertas surat, baik menggunakan sistem simetris maupun lurus, ujar asri, lambang atau logo dicantumkan di sebelah kiri, Nama departemen atau instansi dicetak pada baris pertama, nama unit organisasi pada baris kedua Nama subunit organisasi dicantumkan  pada baris ke tiga.

M. Asri selaku pemateri dalam kegiatan sosialisasi itu memaparkan, selain dalam penulisan kita juga harus mencermati isi dari undang-undang RI No.24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta lagu Kebangsaan, Tambahnya

“Dalam penggunaan bahasa Indonesia biasanya bahasa baik belum tentu benar dan yang benar belum tentu baik,”Pungkasnya, dan semua tergantung literasi yang digunakan.

Hadir bersama dalam  kegiatan tersebut yakni, Para ASN lingkup Pemkab Banggai, Humas Setda Kabupaten Banggai beserta staff, insan Pers, para peserta  dan panitia sosialisasi.

Diakhir kegiatan panitia memberikan Piagam Kepada peserta sebagai partisipasi dalam mengikuti kegiatan selama lima hari, dan pada tanggal 6 s/d 8 di ikuti oleh Instansi dan swasta.

Salah satu peserta sosialisasi diberikan kesempatan untuk bertanya soal materi yang diberikan [Foto, istimewa]

 

 

Liputan: Diskominfo