BanggaiKab.go.id – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banggai, Rabu (6/9 2017), memenuhi undangan Kepala SMA N 1 Bunta, Kamaludin,S.Pd untuk dapat memberikan sosialisasi terkait Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Transaksi Elektronik atau yang biasa dikenal dengan (UU ITE).

Kegiatan itu merupakan inisiatif dan kepedulian Kepala SMA Negeri 1 Bunta, Kamaludin,S.Pd terhadap aktifitas siswanya. Sebab, dalam pemantauan para guru, siswa SMA Negeri 1 Bunta menjadi pengguna Media Sosial dengantergolong tinggi ditambah lagi dengan isu-isu di media sosial yang begitu marak, seluruh dewan guru pun turut peduli dan mendukung perhatian Kepala Sekolah tersebut. sehingga mendorong inisiatif untuk mengundang pihak terkait agar dapat memberikan petunjuk dan arahan langsung tentang penggunaan media sosial.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Drs. Natalia Patolemba, M.Si langsung merespon perihal tersebut, sebagai bagian dari salah satu Tugas Fungsi (Tusi) dan melekat pada Dinas Kominfo Banggai. Perintahnya langsung direspon Kepala Bidang Pengelolaan Opini dan Aspirasi Publik untuk mengirimkan Tim Informasi Komunikasi Publik (IKP) melaksanakan sosialisasi.

Kegiatan tersebut berjalan lancar, bahkan antusiasme dan keingintahuan dari para siswa begitu tinggi untuk menghindari rayuan hoax dan ujaran kebencian. Para siswa menyatakan akan selalu berhati-hati dalam menyampaikan atau menerima informasi untuk menghindari jeratan UU ITE. Putri, salah satu siswi berhijab dari Kelas 11 IPA 1 mengajukan pertanyaan. “Biasanya medsos menjadi tehnologi yang sering mengumbar isu-isu dan pelanggaran, bagaimana baiknya langkah kita dalam menggunakan medsos secara bijak?”  pertanyaanya tersebut mendapatkan standing applause dari teman-temannya, sebelum akhirnya dijawab pemateri dari Diskominfo Banggai.

Maraknya penggunaan media sosial sebagai alat penyebar hoax saat ini memang sangat tergolong aktif. Perkembangannya begitu pesat, dengan beragam content-content yang bermuatan negatif. Oleh karena itu, hal ini harus menjadi tanggung jawab kita bersama. Kepedulian dari berbagai pihak untuk bersama mensosialisasikan UU ITE, terlebih dari itu adalah perhatian orang tua terhadap lingkungan anak karena merupakan generasi penerus, yang harus selalu dilindungi dan dijaga dari perilaku lingkungan yang berdampak negatif bagi perkembangan anak.***

               

 

Liputan: Diskominfo Banggai