Luwuk– Upaya pemberdayaan dan pengembangan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) rutin dilakukan setiap tahun oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah di tingkat kabupaten dan kota.

Bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Banggai, sosialisasi penguatan KIM yang mengangkat tema: Pola Pengembangan dan Pemberdayaan KIM, diselenggarakan di Balai Pertemuan Umum Kantor Camat Luwuk, Kabupaten Banggai, Rabu (18/7/2018).

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah Mohammad Nizam mengajak Diskominfo Banggai, awak media, dan kelompok-kelompok KIM yang tersebar di kecamatan agar lebih maksimal menyebarluaskan informasi mengenai penyelenggaraan Tour de Central Celebes (TdCC) yang diagendakan berlangsung Oktober mendatang.

Selasa kemarin, Kementerian Pariwisata bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi merilis Calender of Event Central Celebes and TdCC 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Jakarta. Kota Luwuk menjadi titik start dalam ajang sport tourism yang diikuti oleh tim-tim balap sepeda dari dalam negeri dan mancanegara.

Saat memaparkan materinya, Mohammad Nizam menyadari bahwa selain memberi nilai positif, teknologi dan keterbukaan informasi juga memiliki ekses negatif jika dimanfaatkan secara serampangan. “Tugas pemerintah yakni mempersiapkan mental masyarakat. Saya diberi tanggung jawab mengendalikan Kominfo Provinsi, artinya mengendalikan dan meminimalisir ekses negatif dari keterbukaan informasi,” ujar Mohammad Nizam.

Sementara itu Kepala Diskominfo Banggai Djayadin mengapresiasi kunjungan pejabat Kominfo Provinsi yang menyelenggarakan sosialisasi ini. Dia berharap komunikasi yang baik antara Kominfo provinsi dan daerah bisa terus terjalin dan melahirkan inovasi bagi pembangunan daerah.

Kelompok Informasi Masyarakat adalah kelompok layanan publik yang dibentuk oleh masyarakat secara mandiri dan kreatif yang secara khusus mengelola dan memberdayakan informasi sesuai kebutuhannya. Diskominfo berperan sebagai fasilitator. Mengingat belum semua wilayah terjangkau sarana informasi dan komunikasi yang memadai khususnya di wilayah tertinggal, terluar, dan terdepan, KIM berperan sebagai simpul komunikasi dan penyebar informasi kepada masyarakat.

   

Liputan: Diskominfo Kab Banggai