BanggaiKab.go.id, Dalam rapat konsultasi (rakon) Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) tingkat kabupaten yang digelar Rabu (1/8/2018) di Coconut Conference Center Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai, TP-PKK Banggai merilis program Monsuani Tano dengan tagline “pia na kintal, suani” yang berarti lihat lahan, tanam. Lahan yang dimaksud yakni pekarangan rumah yang belum ditanami, seperti sayur, tanaman obat, atau buah.

Terinspirasi dari gerakan moral pinasa yang lebih dulu populer di kalangan masyarakat Kabupaten Banggai, Ketua TP-PKK Banggai Hj Mina Ibal Mustar Labolo berharap gerakan ini bisa mengikuti suksesnya pinasa saat membawa pulang Piala Adipura ke Kota berAIR Luwuk.

Demi terlaksananya program yang telah dicanangkan, di hadapan ratusan peserta rakon, Hj. Mina mengajak anggotanya berperan aktif menyuarakan persoalan yang mereka hadapi di lapangan, untuk kemudian dicarikan solusi terbaik.

Dukungan dan apresiasipun datang dari Pemkab Banggai melalui Bupati Banggai H Herwin Yatim. Meski baru sebatas wacana, jika dilakukan secara masif, gerakan positif ini dinilai bisa membantu menekan inflasi daerah. Terutama jika harga sayur dan rempah di pasar mengalami kenaikan.

Bupati Banggai Ir. H. Herwin Yatim saat memberikan pidato dalam kegiatan TP-PKK, [Foto, istimewa]
Bupati Herwin Yatim juga mengingatkan agar rakon tidak bersifat seremonial belaka. “Ini yang perlu diperhatikan, terutama oleh ibu ketua, setelah rakon, segera gelar pertemuan dengan semua pokja yang ada di kecamatan,” tegas Bupati Banggai.

Hal yang sama juga ditekankan oleh Wakil Bupati H Mustar Labolo yang ingin melihat progres dari program ini di tiga bulan pertama setelah dirilis.

Setelah mengumumkan para pemenang lomba wujud nyata TP-PKK Banggai, di akhir acara, bersama Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas TPHP, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman terkait program monsuani tano.

Liputan : Diskominfo