Sigi,BanggaiKab.go.id – Wakil Bupati Sigi, Paulina, menerima bantuan tanggap darurat dari pemerintah daerah kabupaten Banggai. Bantuan tersebut berupa uang tunai sebesar Rp210 juta dan ratusan kilogram ikan garam yang jika dirupiahkan sejumlah Rp40 juta. Jadi total bantuan yang diberikan pemkab Banggai kepada pemkab Sigi mencapai Rp250 juta.

Bantuan dana tanggap darurat ini diserahkan langsung oleh Bupati Banggai, Herwin Yatim dan Wakil Bupati Banggai, Mustar Labolo serta Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Abdullah Ali di halaman kantor Bappeda Sigi, Selasa (23/10/2018).

Bupati Banggai, Herwin Yatim mengatakan, sebagai bagian dari provinsi Sulawesi Tengah, duka yang dirasakan masyarakat dan pemerintah Sigi, juga dirasakan oleh rakyat dan pemerintah kabupaten Banggai.

“Mewakili rakyat dan pemerintah Banggai, rasa empati yang sangat besar dirasakan atas kejadian musibah gempa bumi dan likuifaksi yang terjadi di Sigi,” ucap Bupati Banggai, Herwin Yatim.

Bentuk rasa duka cita yang mendalam, sehari setelah musibah, bupati memerintahkan kepada dinas sosial dan BPBD serta tim medis RSUD Luwuk plus relawan untuk menuju ke Kota Palu, Donggala dan Sigi, guna membantu masyarakat yang menjadi korban bencana alam.

“Sampai hari ini, tim relawan kabupaten Banggai masih berada di wilayah kabupaten Sigi, guna membantu masyarakat korban bencana alam di sini,” jelas Bupati Herwin kepada Wakil Bupati Sigi, Paulina, yang sekaligus mempersilahkan Wakil Bupati Banggai, Mustar Labolo menambahkan sambutannya.

Mendapat kesempatan itu, mantan wakil rakyat Provinsi Sulteng dua periode ini pun langsung mengatakan, selain masyarakat kabupaten Banggai yang memberikan bantuan sembako dan pakaian layak pakai, ada juga beberapa perusahaan yang melakukan aktivitas di kabupaten Banggai memberikan bantuan, termasuk kurang lebih 8000 an Aparatur Sipil Negara (ASN) yang Tunjangan Kinerja (Tukin) nya didonasikan bagi korban bencana alam di Palu, Donggala dan Sigi.

Tidak hanya itu, lanjut Wakil Bupati Banggai, Mustar Labolo, sebagai pemimpin daerah, dia bersama bupati Herwin Yatim, memutuskan membantu pemerintah provinsi dan kabupaten yang terdampak. Bantuan tersebut berupa pemberian dana tanggap darurat milik pemkab Banggai tahun 2018 sebesar Rp1,5 miliar.

“Dana tersebut dibagi masing-masing, pemprov Rp750 juta dan pemkot Palu, pemkab Donggala serta pemkab Sigi sebesar Rp210 juta plus bantuan ikan garam senilai Rp40 juta,” terang wakil bupati.

Bupati Herwin Yatim dan Wakil Bupati Mustar Labolo berharap, semoga bantuan ini bisa menjadi penyemangat dan motivasi bagi masyarakat dan pemerintah Sigi, untuk bangkit dari duka ini dan semangat kembali demi kabupaten Sigi yang lebih baik.

Setelah bupati dan wakil bupati Banggai menyampaikan rasa empatinya dan menyerahkan bantuan tanggap darurat tersebut, Wakil Bupati Sigi, Paulina, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan pemkab Banggai yang peduli dengan daerah mereka, yang tertimpa musibah bencana alam.

“Terima kasih atas empatinya masyarakat dan pemerintah kabupaten Banggai terhadap daerah kami yang tertimpa bencana alam,” ucapnya.

Paulina menjelaskan, bencana alam yang terjadi di kabupaten Sigi sebenarnya bukan hanya dua, melainkan empat yang dirasakan oleh rakyatnya yakni gempa bumi, likuifaksi, tanah longsor dan banjir bandang.

“Bencana alam di Sigi bukan hanya gempa dan likuifaksi, tapi sekarang juga ada bencana baru yakni tanah longsor dan banjir bandang di Desa Salua,” terangnya.

Dengan adanya bantuan kemanusiaan ini, dia merasa terbantu karena semua yang diserahkan oleh pemkab Banggai sangat dibutuhkan oeh rakyatnya.

“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih masyarakat dan pemerintah daerah kabupaten Banggai atas bantuannya. Semua yang diberikan ini sangat kami butuhkan dan akan segera kami salurkan kepada rakyat kami,” jelasnya sekaligus mengunci pembicaraan. (***)

 

Tim Liputan Diskominfo Banggai