Palu,BanggaiKab.go.id – Bencana alam yang terjadi kota Palu, Jumat (28/09/2018) lalu membuat ribuan warga masyarakat di sana kehilangan nyawa dan sanak saudara serta harta benda. Kendati begitu banyak bantuan yang masuk di Kota Palu, namun dari sekian banyak, tidak semua masuk melalui pemerintah kota Palu.

“Memang kata orang sudah banyak bantuan yang diberikan pada korban bencana alam di kota Palu, tapi yang masuk ke pemerintah kota Palu, tidak seperti yang sampaikan orang,” curhat Walikota Palu, Hidayat kepada Bupati Banggai, Herwin Yatim dan Wakil Bupati Banggai, Mustar Labolo di halaman rumah jabatan Walikota Palu, Selasa (23/10/2018).

Curahan hati sang Walikota Palu itu, sangat wajar disampaikan kepada bupati Herwin Yatim dan wakil bupati Mustar Labolo. Pasalnya, ada beberapa masyarakat kota Palu menganggap pemerintahan kota Palu yang dipimpin Hidayat dan Sigit itu, sangat lambat bertindak memberikan bantuan kepada korban bencana alam, yang  notabene adalah rakyat Kota Palu.

Kendati demikian, Hidayat selaku orang nomor satu di Kota Palu mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan pemerintah daerah kabupaten Banggai yang sudah membantu meringankan beban rakyatnya yang menajdi korban bencana alam.

“Atasnama pemkot dan masyarakat kota Palu, kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada masyarakat dan pemkab Banggai yang berempati untuk bersama-sama kami membagi duka yang mendalam, yang dirasakan warga masyarakat kota Palu,” tutur Walikota Palu, Hidayat.

Hidayat tidak banyak memberikan komentar, pada intinya dia mengucapkan terima kasih dan berjanji akan segera menyalurkan bantuan ikan garam senilai Rp40 juta itu, kepada warganya yang menjadi korban bencana alam. Sementara uang tunai Rp210 juta akan ditransfer ke rekening pemkot Palu.

Dalam kesempatan itu juga dia berharap, masyarakat kota Palu yang menjadi korban bencana alam untuk bersabar dan tidak saling menyalahkan orang lain, sebab musibah yang terjadi ini merupakan kehendak Allah SWT, Tuhan YME.

“Semoga kita senantiasa mendapat lindungan dari Allah SWT, Tuhan YME. Mohon didoakan kami, semoga kami bisa lalui  musibah yang tidak kami duga ini dan saya berharap masyarakat kota palu, tetap tenang dan sabar untuk menjalani cobaan ini,” pintah Walikota Palu, Hidayat.

 

DENGAR CURHATAN HATI SANG WALIKOTA

Bencana alam yang terjadi di kota Palu, Donggala dan Sigi menjadi pengalaman dan cerita masing-masing kepala daerah, termasuk Walikota Palu, Hidayat. Tampak sang walikota sedang menceritakan kembali “kisah nyata” yang terjadi pada Jumat sore (28/09/2018) lalu. (STEVEN LAGUNI)

 

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Banggai, Herwin Yatim dan Wakil Bupati Banggai, Mustar Labolo mengungkapkan rasa empatinya atas musibah yang dialami warga kota Palu dan sekitarnya.

“Kunjungan kami ini adalah ungkapan rasa empati dari rakyat dan pemerintah daerah kabupaten Banggai atas bencana alam yang terjadi kepada saudara-saudara kita yang ada di kota Palu, ibukota Sulteng,” tutur bupati Herwin Yatim.

Bentuk rasa empati masyarakat dan pemkab Banggai kepada korab bencana alam adalah dengan menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan ikan garam, yang totalnya mencapai Rp250 juta.

“Insya Allah bisa diterima baik oleh bapak walikota dan memberikan motivasi dan semangat, agar Palu bisa bangkit lagi. Semoga Allah memberikan kesabaran kepada seluruh warga dan pemkot Palu,” ucap Bupati Banggai, Herwin Yatim.

Sementara Wakil Bupati Banggai, Mustar Labolo mengatakan, ap ayang diberikan ini jangan dilihat daripada nilainya, tapi ini bagian sumbangsi seluruh rakyat dan Pemkab Banggai.

“Apa yang kita berikan jangan lihat daripada nilainya, tapi ini bagian sumbangsi seluruh rakyat dan pemkab Banggai. Karena Banggai terkenal dengan ikan garam, maka kami mengalokasi anggaran sebesar Rp40 juta untuk pembelian makanan tersebut dan Rp210 juta dalam bentuk tunai,” terang wakil bupati Mustar Labolo.

Semoga dengan bantuan yang diberikan oleh rakyat dan pemkab Banggai, bisa membantu meringankan beban rakyat kota Palu bersama pemerintahnya yang pada akhirnya Palu bisa bangkit kembali seperti sebelum terjadi musibah. Semoga… (***)

 

Tim Liputan Diskominfo Banggai